Selasa, 18 Oktober 2016

BERUMAHTANGGA LAYAKNYA MENIKMATI KOPI

Berumah tangga itu ibarat ngopi. Takarannya gak melulu pas. Kadang manisnya lebih terasa, suatu waktu pahitnya pun dominan. Jangan kau hindari. Nikmati saja hingga suatu saat kau terbiasa.
Ketika rumah tanggamu sudah jadi candu bagimu, maka percayalah bahwa gak ada regukan yg lebih nikmat di luar sana.
Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Harga kopi di kafe tentu beda dengan harga kopi di warung, meski rasanya sama.
Karena yg dibeli sebenarnya bukan semata-mata kopinya, melainkan suasananya.
Karena itu mahalkanlah suasana rumah tanggamu. Buatlah berkualitas setiap waktu kebersamaanmu.
Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Jika kau hanya mau manisnya saja, jangan ngopi, tapi minumlah sirup.
Sirup adalah rasa manis yg dinikmati oleh mereka yg memutuskan pilihan hidup single. Gak ada pilihan lain selain manis. Memang manis, tapi tentu saja gak senikmat kopi.
Demikian pula jika kau hanya menikmati sensasi pahitnya saja. Jangan ngopi, tapi minumlah jamu. Nah itulah jomblo.
Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Para pengopi adalah orang-orang yg terlatih dalam menakar hidup. Istri pemasak airnya, suami baristanya. Dibutuhkan kerja sama yg cermat mulai dari proses hingga hasil.
Orang-orang hanya boleh melihat asap yg mengepul dan aroma yg wangi, tanpa perlu tau gimana berantakannya dapurmu.
Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Soal rasa yg utama. Nikmatnya ada di permukaan, ampasnya cukup kau sembunyikan, jika perlu endapkan hingga ke dasar terdalam gelasmu. Jangan kau umbar pada siapapun bahkan ke orang-orang terdekatmu.
Jika rumah tanggamu ibarat kafe besar, tentu saja konyol membagi rahasia racikanmu.
Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Kadangkala ada pihak ke tiga yg mencampuri, otomatis menambah gurih, tapi bisa pula sebaliknya. Taruhlah seperti krimer atau susu. Jika krimer atau susunya kebanyakan, maka berpotensi mengurangi kenikmatan.
Krimer itu bisa berwujud saudara atau ipar-ipar, sementara susu itu anggap saja mertua.
Campuran lain yg mematikan adalah sianida. Kalo yg ini sudah pasti mantan. Maka buang jauh-jauh. Pastikan gelasnya bersih sebelum menuang kopi yg baru.
Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Kau tentu gak sudi jika ada yg mencoba mengaduk kopi di gelas istrimu. Tapi sebaiknya kembalikan juga pada dirimu, apa kau yakin gak pernah menikmati adukan kopi yg lain?
Demikianlah cemburu. Akarnya adalah ketidaknyamanan.
Jangan sepelekan selingkuh-selingkuh kecil, karena ia adalah awal pengkhianatan terhadap kasih sayang.
Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Jangan berharap kesempurnaan pada segelas kopi yg murahan.
Jangan menuntut berlebihan, jika kau sendiri main belakang.
Kau tanamkan pada istrimu definisi setia, sementara kau sibuk menjempol foto profil wanita.
Jika bersama, kau bermanja-manja, oh my wife.. Oh my wife..
Tapi jika ia gak ada, kau berasyik masyuk dengan bigo live.
Lalu kesetiaan mana yg kau maksud?
Berumah tangga itu ibarat ngopi.
Kebanyakan ngopi di kafe, niscaya akan membuatmu merasa hambar pada kopi di rumah.
Kebanyakan urusan di luar, biasanya akan membuatmu gak peka pada masalah internal.
Jika istrimu bermuka masam, cari tau jangan hanya diam. Mungkin ia lelah, mungkin pula kau ada salah.
Sekali-sekali, rengkuhlah ia dari belakang, belai rambutnya, dan bisikkan lembut di telinganya:
“Sayang.. Postingan tas yg waktu itu kau jempol di olshop, sekarang sudah pre order loh. Mau aku transferin?”
Happy international coffee day.
Happy family every day.
Kopi boleh pahit, rumah tanggamu jangan..
Source : Arham Rasyid

Rabu, 05 Oktober 2016

JANGAN BIARKAN PERILAKU ANDA DITENTUKAN OLEH ORANG LAIN

JANGAN BIARKAN PERILAKU ANDA DITENTUKAN OLEH ORANG LAIN

Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya cemberut.
Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu.
yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu.
Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya :
“Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?”
Sahabatnya menjawab : “Lho, memangnya kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak?
Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”
“Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.
“Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita.
padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri.”

Sahabat, Secara sadar atau tidak tindakan kita kerap kali dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita.
Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan langsung membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi.
Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi.
Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah, tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.

Coba renungkan :
•) Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain..?

•) Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu..?

*) Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak..!

*) Berusahalah untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.

“Pemenang kehidupan” adalah :
*) orang yang tetap “sejuk” meskipun di tempat yang “panas”,
*) orang yang tetap “manis” di tempat yang sangat pahit

Rincian Rekening Koran Yth. Bapak/Ibu TINTIN MURYANI No. Rekening 634801020262531 Mata Uang IDR Periode 01-Sep-2016 s.d 29-sep -2016 Tertanggal 29-sep-2016 Saldo Awal 28.499.747,00 01/09/16 -BCA 200.000,00 /09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 500.000,00 03/09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 200.000,00 05/09/16 TRANSFER ATM 400.000,00 08/09/16 SETORAN TANPA 300.000,00 08/09/16 -BCA 1.000.000,00 10/09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 500.000,00 11/09/16 PENARIKAN DAR I ATM 2.000.000,00 11/09/16 PENARIKAN DAR I ATM 2.000.000,00 12/09/16 TRANSFER 5221 843013272385# 625601815776# ATM #TRFHM 3.800.000,00 12/09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 1.000.000,00 13/09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN #TRFLA 250.000,00 13/09/16 TRANSFER SMS 5.00.000,00 13/09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 200.000,00 14/09/16 TRANSFER ATM 700.000,00 14/09/16 TRANSFER ATM 1.000.000,00 15/09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN #TRFHM 200.000,00 15/09/16 Bunga Rekeni ng 26.392,00 16/09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 100.000,00 16/09/16 TRANSFER SMS 200.000,00 16/09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 100.000,00 16/09/16 TRANSFER ATM 100.000,00 16/09/16 TRANSFER ATM 500.000,00 17/09/16 TRANSFER 5221 843013272385# 626101832468# ATM #TRFHM 5.200.000,00 24/09/16 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 200.000,00 26/09/2016 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 150.000,00 26/09/2016 TRANSAKSI KRE DIT DARI BANK LAIN 500.000,00 27/09/2016 TRANSFER ATM 200.000,00 28/09/2016 TRANSFER ATM ke Peduli Sosial 500.000,00 Total Mutasi 13.540.028,00 8.776.392,00 Saldo Akhir 23.736.111,00